Ahlan wa Sahlan di Penerbit Gema Ilmu Yogyakarta.
Informasi produk dan layanan setiap hari kerja jam 09:00-15:00 kecuali hari jum'at libur silahkan hubungi nomor kontak kami (0274) 897664. 0813 2880 8279. 0853 2769 6767. Barakallahufikum.

PERHATIAN

Dilarang mencopy paste materi dalam situs ini tanpa seijin pengelola karena termasuk pencurian, jika Anda berkenan untuk meminta ijin itu lebih baik dan tidak berdosa dibanding asal pindah materi ke situs Anda.

Rabu, Oktober 18, 2017

Majalah Qudwah edisi 53 Tema Mahligai Wanita Surga

Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik-Nya.Tiada yang pantas disanjung setara sanjungan untuk-Nya. Kelahiran dan kehidupan kita di dunia hanyalah karena rahmat- Nya semata. Oleh karena itu tiada kesyukuran yang lebih berhak kita persembahkan kecuali nanya kepada-Nya. 
Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam pernah bersabda tentang dunia dan salah satu penghuninya yang bisa memberi warna padanya. Beliau   bersabda yang artinya, “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah Wanita salihah.” [H.R. Muslim]. 
Pembaca yang berbahagia, seperti yang kita ketahui, kebahagiaan jiwa yang sejati adalah dengan teraihnya rasa tenang dan tentram. Fitrah yang lurus dan jernih, tentu akan antusias untuk mencari keduanya. Seorang wanita, dengan fitrahnya yang lembut dan santun, kehadirannya dapat menciptakan suasana tenang dan tentram itu. Apalagi jika ia seorang yang salihah. Oleh karena itulah mengapa Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam mengatakan bahwa merekalah sebaik-baik perhiasan dunia. 
Demikianlah, kehadiran seorang Wanita salihah dalam kehidupan berumah tangga akan menjadikannya indah, seindah bunga. Penampilannya, akhlaknya, tutur katanya, dan segala gerak geriknya yang senantiasa terbimbing syariat akan menjadikan seisi rumah terwarnai pula oleh indahnya. Kehadirannya akan mendorong kepada ketakwaan dan khusyuknya ibadah, seolah menawarkan surga dunia sebelum surga akhirat. 
Duhai... Pembaca yang berbahagia, pada edisi ini, kami menyuguhkan ’Mahligai Wanita Surga’ di Rubrik Asbabul Wurud sebagai judul utama. Kisah-kisah menarik lainnya, seperti biasa kami rangkai dalam rubrik-rubrik lain yang seluruhnya kami sajikan untuk Anda. 
Pada rubrik Anbiya, ada kisah tentang cinta buta, di rubrik akidah terurai tentang kekuasaan Allah sehingga gunung pun digulung, di rubrik kisahku ada "secercah Suka Tertimpa Duka", dan masih banyak lagi. Selamat mencermati, semoga dapat menjadi cermin hati.  
Nama Produk: Majalah Qudwah edisi 53 Tema Mahligai Wanita Surga 
Tema: Mahligai Wanita Surga
Penerbit: Media Tashfiyah
Tebal: 100 halaman
Berat: 100 gram
Harga: Rp. 12.000 (jawa)

Daftar Isi:
ABI|YA': Melawan Cinta Buta
BIOGRAFI: Ilmuwan Sejati
ASBABUN WURUD: Mahligai Wanita Surga
ASBABUN NUZUL: Gunung pun Digulung
KARAMAH: Turunkanlah Hujan
SAMAWI: Dzul Qarnain
KISAHKU: Secercah Suka Tertimpa Duka
NUBUWWAH: Penghapus Dosa
KHUTBAH JUM'AT: Menghitung Sebelum Dihitung
NISWAH: Yang Diberi Minum dari Langit
MUHASABAH: Ajaibnya Makanan Halal
KISAHKU: Menyusuri Jalan Kebenaran
NASIHAT: Mengapa Ragu?
TARIKH: Penaklukan Takrit dan Maushil
MAU'IZHAH: Mewaspadai Penyaklt Masyarakat
MAKTABAH: Kitab Al Amru Bil Ma’ruf Wan Nahyu Anil Munkar
TOBAT: Maksiat Selalu Membawa Akibat

Majalah Tashfiyah Edisi 72 Tema Selamat Dengan Meniti Jalan Shahabat

Secara fitrah semua makhluk hidup pasti berusaha mencari kesalamatan demi mempertahankan eksistensinya. Tumbuhan, binatang, apalagi manusia di mana pun mereka berada pasti berusaha menjaga kelangsungan hidupnya. Dengan fitrah (naluri) karunia-Nya yang bertingkat-tingkat kesempurnaannya, masing- masing akan bersemangat berusaha mencari jalan keselamatan dari kebinasaan. Dalam ibadahnya kepada Rabb mereka, manusia dan jin pun sesungguhnya sedang mencari keselamatan untuk dirinya. Keselamatan dunia maupun di akhirat. 
Segala puji untuk Allah subhanahu wa ta'ala karena dengan kasih sayang-Nya mereka tidak dibiarkan kebingungan sendiri mencari jalan keselamatan itu. Dengan sifat Pemurah-Nya, Allah telah menyediakan jalan menuju keselamatan dunia akhirat dan Allah subhanahu wa ta'ala telah mengutus para Nabi dan Rasul untuk menunjukkan jalan tersebut kepada umatnya. Allah subhanahu wa ta'ala juga telah menciptakan sekelompok orang yang akan menjadis hahabat Nabi dan Rasulnya sebagai panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka adalah masyarakat yang telah terbukti sukses dalam hidupnya di dunia dan di akhirat. 
Bagi manusia yang hidup pada zamannya dan juga setelahnya mencontoh gaya hidup para shahabat adalah jalan kepastian menuju keselamatan. Mengapa demikian iya karena Allah sendiri lah yang telah menjaminnya. 
Pembaca Tashfiyah yang semoga dirahmati Allah, edisi kali ini, kami membawakan ’Selamat dengan Meniti Jalan Shahabat’ sebagai tema pembahasan utama. Mencoba membantu Anda untuk berusaha menemukan konsep hidup yang paling mendasar dalam mencari keselamatan. Jika telah mampu menggalinya kemudian konsisten dalam mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, maka pintu keselamatan pun insya Allah akan terbuka lebar. Bukan hanya keselamatan di dunia, bahkan di akhirat itu yang utama. Namun demikian, jalan keselamatan yang ingin kita tempuh kadang juga tertutup oleh kabut hawa nafsu dan kebodohan. 
Melalui lembar-lembar kami yang bersahaja, kami ingin mengajak Anda menemukan penguaknya. Kabut apa saja yang telah menutupi hati kita dan bagaimana cara menyingkap? Semoga dapat Anda temukan dalam intisari isi rubrik-rubrik kami seluruhnya, Selamat membaca.  

Nama Produk: Majalah Tashfiyah Edisi 72 Tema Selamat Dengan Meniti Jalan Shahabat 
Tema: Selamat Dengan Meniti Jalan Shahabat
Penerbit: Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman
Berat: 100 gram
Harga: Rp. 10.000 (jawa)

Daftar Isi:
Telaah: Shahabat Nabi, Generasi Terbaik Umat Ini, Teladan Shahabat, Jalan Menuju Selamat, Mencintai Shahabat Nabi, Bagian Keimanan Yang Hakiki
Tafsir: Menyelisihi Jalan Orang Beriman: Menuai Petaka Berujung Jahannam
Mutiara Nubuwah: Jangan Cela Shahabat Nabi 
Hukum Islam: Hukum Bejana dan Pakaian Orang Kafir
Akidah: Gerhana
lbrah: Kubuktikan Cintaku Pada-Mu
Tazkiyatun Nufus: Segera Bertaubat 
Titian: Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Sirah: Menang Tanpa Perang
InFo Sehat: Katakan, Tidak NAPZA! 
Figur: Orang Ketujuh
Motivasi: Kemenanggmu di Balik Musibah 
Renungan: Masihkah Mengeluh? 
Syabab: Senjata-Senjata lblis
Akhlak: Meluruskan jiwa Yang Bangkok
Bahtera Rumah Tangga: Menjawab Panggilan Suami
Buah Hati: Bercermin Pada Buah Hati  

Majalah Azka Edisi 51 Tema Memenuhi Undangan

Memenuhi undangan, itulah tema majalah azka edisi 51 kali ini walaupun sepertinya sebuah amalan ringan, akan tetapi terkadang di antara kita mengabaikannya karena memilih urusan lain yang dianggapnya lebih bermanfaat, padahal syariat telah memberikan bimbingan dalam masalah undang-mengundang karena di sana ada keutamaan yang akan didapatkan bagi orang yang mengundang dan yang diundang, apa saja keutamaan tersebut, silahkan baca pada majalah Azka edisi 51 kali ini.

Senin, Oktober 16, 2017

Buletin Saku Al Ilmu Edisi Lengkap

Buletin saku al ilmu edisi lengkap insyaa Allah,  sebuah media bacaan yang ringan dengan ukuran kecil melengkapi khasanah perbendaharaan ilmu pengetahuan Islam yang tidak akan lekang oleh perubahan jaman, sampai kapanpun dan di manapun buletin saku al ilmu layak untuk dijadikan referensi ringan dalam beramal. Dapatkan edisi lengkap buletin saku al ilmu di sini.

Senin, September 18, 2017

Majalah Tashfiyah Edisi 71 Tema Musik Berisik

Tiada hari tanpa musik? Bagi kebanyakan orang mungkin memang demikian. Bahkan yang tidak bermusik ria di hari- hari mereka menjadi aneh di pandangan umum. Lho? Benar, begitulah kondisi akhir Zaman ini, Dari yang sekadar untuk rnenghibur diri atau bahkan yang untuk rnata pencaharian. Dari yang sekadar pengisi waktu luang sampai yang menjadi ideologi.
Bahkan mungkin masih populer pendapat yang mengatakan bahwa musik dapat meningkatkan kecerdasan. Sehingga atas dasar ini Ibu-ibu hamil melakukan terapi dengan memperdengarkan jabang bayi mereka yang masih di kandungan dengan alunan musik klasik. Harapannya agar nanti ketika lahir, bayi-bayi mereka menjadi generasi yang cerdas.
Meskipun kemudian banyak penelitian berikutnya yang justru membantah keabsahaan teori tersebut di atas, akan tetapi teori bantahan ini tampaknya kurang populer. Penelitian- penelitian yang membuktikan bahwa musik tidak berpengaruh sama sekali dengan tingkat kecerdasan bahkan jenis musik tertentu cenderung membuat depresi, hanya menjadi bahan diskusi sebentar dan tidak tersebar di khalayak. Sehingga 'music minded’ tetap eksis.
Banyak orang menutup rnata ketika menyaksikan bukti bahwa justru musik mempunyai korelasi yang berbading lurus dengan berbagai macam kejahatan. Minuman keras, narkoba, pornogran, pornoaksi, pergaulan bebas, kekerasan, dan bahkan pemujaan setan. Semua itu adalah rentetan kejahatan berantai yang bisa Iahir dari musik.
Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam telah mengabarkan bahwa akan ada dari umatnya yang rnenghalalkan musik di akhir zaman. Semoga kita tidak termasuk di dalamnya. Karena musik tidak hanya berisik bunyinya, bahkan berisik juga akibatnya baik di dunia maupun diakhirat.
Akhirnya, semoga yang sekelumit tentang musik yang kami bavvakan pada edisi ini minimalnya bisa menjadi pembuka jalan bagi kita untuk segera mengambil langkah seribu menjauhinya. Harapan muluk-muluknya, semoga tidak ada lagi slogan ’tiada hari tanpa musik'. Bisakah? Untuk Anda, harus bisa! Amin.


Nama Produk: Majalah Tashfiyah Edisi 71 Tema Musik Berisik
Tema: Musik Berisik
Penerbit: Media Tashfiyah
Tebal: 112 halaman
Berat: 100 gram
Harga: Rp. 10.000 (jawa)

Daftar Isi:
Teropong: Pemuja Setan
Telaah: Musik Haram Benarkah? Bencana yang Melanda Semua Usia, Musik, Asik Apa Berisik?
Tafsir: Ucapan Sia-sia
Mutiara Nubuwah: Azab Pedih
Hukum Islam: Kitab Thaharah; Penjelasan Tentang Air Bag. 2
Akidah: di Mana Akal Komunis?
Figur: Abu Ayyub al Anshari
Sirah: Seorang Kawan dari Lawan
Titian: Jumlah Bukan Standar Kebenaran
Telisik: Pintar ya Belajar
Renungan: Paksakan Saja
Syabab: Musik Itu Ha....
Akhlak: Hargai Nikmat dan Waktu Luang
Bahtera Rumah Tangga: Maka Menikahlah
Buah Hati: Jika Buah Hati Sulit Dinasehati
lbrah: Sepenggal Doa Khalilur Rahman
Tazkiyatun Nufus: Dua Golongan Manusia

Majalah Qudwah edisi 52 Tema Kekasih Sepanjang Masa

Kehidupan Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam ibarat mozaik warna-warni. Kesedihan, kesulitan, kegembiraan, dan kemudahan semuanya pernah ,beliau alami. Sebagai seorang Rasul penutup zaman dan pemimpinnya para nabi, ujian dan cobaan yang beliau alami pun setara dengannya. Namun, séiring dengan itu sebagai makhluk yang terbaik dan 'kecintaan' Rabbnya, pertolongan, dan kasih sayang-Nya pun bertaburan di sepanjang jalan kehidupannya. 
Satu episode dari kehidupan Beliau  shalallahu'alaihi wa sallam yang cukup romantis mengalir bersama seorang wanita termulia pula. Awal pertemuan mereka berdua yang dramatis berlanjut dalam mahligai rumah tangga yang penuh nuansa. Mozaik warna warni itulah jalan hidup mereka. Kesulitan, kesedihan, kemudahan, dan kegembiraan pernah mereka alami berdua. 
Bagi wanita mulia ini, menjadi pendamping hidup pemimpin manusia adalah anugerah semata. Sekeras apapun ujian yang menimpa dirinya terasa ringan asalkan berada di sampingnya. Memang demikianlah adanya, karena tidak lain yang di sampingnya adalah utusan Sang Pemilik Alam Semesta. Bahkan cintanya yang murni demi melihat perangai sang pujaan hati telah diberikannya semenjak sang utusan belum dititahkan Rabbnya. Terlebih lagi ketika Allah subhanahu wa ta'ala resmi mengutusnya sebagai Nabi dan Rasul cintanya kepadanya meluap‘ tiada terkira. Yang demikian ini kiranya sudah sepantasnya menjadikannya sebagai kekasih sepanjang masa bagi Sang Rasul. Kekasih yang tidak terputus dengan tibanya ajal, bahkan terus terjalin hingga masa yang abadi di Firdaus-Nya yang penuh kenikmatan. 
Kisah perjalanan hidup Nabi yang mulia Muhammad shalallahu'alaihi wa sallam adalah kisah kehidupan yang seluruhnya teladan bagi kita. Termasuk kisahnya bersama sang kekasih sepanjang masa yang kami suguhkan kepada Anda pada edisi ini. Taburan faedah emas yang ada di dalamnya tidak sepantasnya kita abaikan begitu saja. Mari bersama-sama raih kemuliaan dengan mengikuti sirahnya. Baca dan renungi. Amalkan dan rasakan buahnya, bersama dengan curahan faedah lain di rubrik yang lainnya pula. InsyaAllah kami berusaha istiqamah menggandeng tangan Anda bersama-sama berusaha memetik semuanya.

Nama Produk: Majalah Qudwah edisi 52 Tema Kekasih Sepanjang Masa 
Tema: Kekasih Sepanjang Masa
Penerbit: Media Tashfiyah
Tebal: 100 halaman
Berat: 100 gram
Harga: Rp. 12.000 (jawa)

Daftar Isi:
ANBIYA: Belajar Bersabar dan Sabar dalam Belajar  
BIOGRAFI: Sang Dermawan
ASBABUN WURUD: Makmurkan Malammu
ASBABUN NUZUL: Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua
KARAMAH: Makanan tak Kunjung Kurang
SAMAWI: Janganlah Anda Seperti Qarun
KISAH KU: Pencarian Panjang Pendamba Al Haq
MASA DEPAN: Hitam Pekat Wajah Penduduk Neraka
KHUTBAH JUM’AT: Mengambil Manfaat dari Al Quran A; Karim 
NISWAH: Figur Keberanian Sang Kesatria
NUBUWWAH: Menanti Kematian
NISWAH: Kekasih Sepanjang Masa
KHAIRUL UMMAH: Usaid bin Hudhair Al Ausi
MUHASABAH: Bukan Karena Kita
MAKTABAH: Berinteraksi dengan Pemerintah
MAUIZHAH: Buruk Akhlaknya
KISAHKU: Kutempuh Jalan-Mu
TOBAT: Mudah Terjatuh ke Dalam Dosa 

Majalah Azka Edisi 50 Istighfar Dzikir Penggugur Dosa

Majalah azka edisi 50 kali ini menyajikam tema tentang salah satu amalan yang sering dilupakan sebagian kita yaitu bahwa istighfar, adalah dzikir penggugur dosa. Karena istighfar adalah cara setiap hamba mengoreksi diri dari semua perbuatannya yang telah lalu, dan kebanyakan tidak mereka sadari apa saja yang telah diperbuatnya. Dengan istighfar inilah seseorang akan ingat kepada kesalahan dan segera bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala sebagai bentuk pengakuan amalan yang sudah dilakukan.
Materi yang tidak kalah pentingnya dapat kalian temukan dalam majalah Azka edisi 50 kali ini yang menyajikan berbagai tips-tips penting untuk bekal kita beramal sesuai tuntunan Rasulullah Shallahu’alaihi wa sallam, tak lupa sajian tentang ilmu pengetahuan yang ada di sekitar kita selalu kalian nantikan untuk menambah wawasan pengetahuan kita tentang alam sekitar.

Nama Produk: Majalah Azka Edisi 50 Istighfar Dzikir Penggugur Dosa
Tema: Istighfar Dzikir Penggugur Dosa
Penerbit: Media Tasfiyyah
Tebal: 48 halaman
Berat: 80 gram
Harga: Rp. 9.000 (jawa)

Daftar Isi:
Kisah: Hutang
Anbiya: Nabi Sulaiman
Ibadah Yuk: Nasehati Saudaramu
Akhlak: Adab Dalam Doa
Akidah: Istighfar, Dzikir Penggugur Dosa
Kesehatan: Jaga Kesehatan di Musim Dingin
Uswah: Umar bin Abdul Aziz
Tafsir: Al Fajr Ayat 2
Iptek: Transportasi yang Unik
Fikih: Zakat Fitrah 
Flora: Anggrek
Hadits: Saat Hamba Sakit
Fauna: Burung Hantu
Observasi: Mobil Dari Botol Bekas
Ayah Bunda: Ajari Anak Berbakti
Jalan-jalan: Tambora, Gunung Api Yang Tidur
Mufradat: Bahan Bangunan

Kamis, Agustus 24, 2017

Cakap Menulis Huruf Latin jilid 1 -6 Metode Praktis Berlatih Menulis Huruf Latin Untuk TK dan Pra Tahfidz al Quran


Cakap menulis huruf latin jilid 1 -6 metode praktis berlatih menulis huruf latin untuk tk dan pra tahfidz al quran terdiri dari 6 jilid untuk berlatih menulis huruf kapital dan tegak sebagai pembekalan dalam dasar menulis agar kedepannya anak-anak lebih mahir dalam menulis.

Nama Produk: Cakap Menulis Huruf Latin jilid 1 -6 Metode Praktis Berlatih Menulis Huruf Latin Untuk TK dan Pra Tahfidz al Quran
Penyusun: Ummu Irbadh Salma Hadi
Penerbit: Pena Hikmah
Ukuran: 14X20 cm
Isi: 6 buku
Berat: 355 gram

Latihan Dasar Menulis Huruf Arab Dan Latin Untuk Pra TK dan TK A Mulai Usia 3-5 Tahun

Latihan Dasar Menulis Huruf Arab Dan Latin Untuk Pra TK dan TK A Mulai Usia 3-5 Tahun yang merupakan buku dasar latihan menulis bagi anak-anak membuat berbagai bentuk kurva dan berbagai bentuk garis, serta cara menggores bidang datar dan melengkung untuk melatih motorik. Di lengkapi juga latihan mewarnai untuk meningkatkan minat belajar dikalangan peserta didik dalam melatih cara menulis huruf latin dan arab dengan cara yang baik dan benar agar hasilnya tercapai sesuai harapan.

Nama Produk: Latihan Dasar Menulis Huruf Arab Dan Latin
Penyusun: Ummu Irbadh Salma Hadi
Penerbit: Pena Hikmah
Ukuran: 14X20 cm
Tebal: 44 halaman
Berat: 75 gram
Harga: Rp.10.500 

Minggu, Agustus 13, 2017

Majalah Qudwah edisi 51 Tema Samudra Kan Ku Sebrangi

Perjalanan hidup Nabi Musa ‘Alaihissalam panjang dan penuh intrik. Berbagai macam ujian dan rintangan hidup pernah beliau alami dan hadapi. Namun tentu saja, semua itu sesuai dengan kapasitas beliau. Semakin tinggi keimanan seorang Hamba maka semakin besar pula ujian yang harus diterimanya. 
Sebuah kisah fase kehidupan Nabi Musa ‘Alaihissalam yang cukup fenomenal adalah kisah pertemuan beliau dengan Khidir seorang Saleh yang dikaruniai ilmu dari sisi-Nya. Dalam kisah ini tergambar betapa banyak sifat kemuliaan terkumpul pada diri Nabiyullah. Semangatnya yang sangat tinggi dalam menuntut ilmu, kesabarannya dalam menghadapi kesulitan, kerendahan hati dan ketawadhuannya, teramat pantas menjadi teladan. 
Dalam keadaan Nabi Musa ‘Alaihissalam memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah, beliau rela melakukan perjalanan panjang untuk mencari Khidir yang ingin beliau jadikan sebagai guru. Sebuah perjalanan mencari seorang guru yang bahkan belum tergambarkan di mana keberadaannya. Dengan bermodalkan keyakinan (khusnuzhan) yang sangat kuat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, beliau siap menyingsingkan lengan menempuh segala rintangan. 
Maka perjalananpun dimulai. Akankah Nabi Musa ‘Alaihissalam menemukan seorang alim yang saleh tersebut? Faedah apa yang beliau dapat darinya? Pelajaran apa yang bisa kita petik dari kisah ini? Baiklah, mari kita cermati kisahnya di Rubrik Anbiya' edisi ini. 
Terhanyut dengan kisah Nabi Musa ‘Alaihissalam, jangan lewatkan kisah-kisah menarik lainnya di edisi ini. Pelajaran berharga dari kisah-kisah sepanjang masa seolah-olah menyimpan harta karun yang tak kunjung habis untuk digali. Terkhusus bagi yang cermat dan bersungguh-sungguh dalam mencari pelajaran. 
Tiada yang lebih berharga dari waktu seorang muslim kecuali dihabiskan di atas ketakwaan. Pembaca yang kami hormati, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi bisa menemani Anda menghabiskan waktu dalam ketaatan. Menggali peninggalan ulama terdahulu yang saleh. Dan mencoba mengamalkannya dalam keseharian. 

Nama Produk: Majalah Qudwah edisi 51 Tema Samudra Kan Ku Sebrangi 
Tema: Samudra Kan Ku Sebrangi 
Penerbit: Media Tashfiyyah
Tebal: 100 halaman
Berat: 100 gram
Harga: Rp. 12.000 (jawa)

Daftar Isi:
ANBIYA: Samudra kan Ku Sebrangi, Bersabarlah dalam Berdakwah
KHUTBAH JUM’AT: Allah Maha Mengetahui Perbuatanmu
KISAH KU: Semoga Allah Hadiahkan Surga Untukmu Kelak, Ya Allah, Rahmatilah Beliau
MUHASABAH: Melapangkan Dada, Melapangkan Dunia
KARAMAH: Sariah, Ke Arah Gunung!
BIOGRAFI: Sang Pembela Sunnah
ULAMA: Penobatan Sang Ulama
MAKTABAH: Penjelas Hadis-hadis Hukum
MAUIZAH: Jangan Mencerca
SAMAWI: Lenyapnya Harta Qarun
KHAIRUL UMMAH: Pertarungan Manusia dengan Ular
ASBABUN NUZUL: Menggapai Khusyuk Meraih Pahala
TOBAT: Jangan Menunda!
MASA DEPAN: Buruknya Tubuh Penghuni Neraka