Ahlan wa Sahlan di Penerbit Gema Ilmu Yogyakarta.
Informasi produk dan layanan setiap hari kerja jam 09:00-15:00 kecuali hari jum'at libur silahkan hubungi nomor kontak kami (0274) 897664. 0813 2880 8279. 0853 2769 6767. Barakallahufikum.

PERHATIAN

Dilarang mencopy paste materi dalam situs ini tanpa seijin pengelola karena termasuk pencurian, jika Anda berkenan untuk meminta ijin itu lebih baik dan tidak berdosa dibanding asal pindah materi ke situs Anda.

Senin, Juni 04, 2018

Majalah Qudwah Edisi 598 Tema Yang Diselamatkan Dari Neraka

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan syafaat sebagai perantaraan (pertolongan) untuk menyampaikan permohonan (kepada Allah). Seringkali digambar seperti halnya seorang rakyat jelata yang meminta pertolongan kepada salah seorang menteri agar bisa diperantarai untuk bertemu dengan sang presiden atau sang raja. Maka dalam hal ini bisa dikatakan bahwa menteri tersebut telah memberi syafaat kepada si rakyat, sedangkan rakyat meminta syafaat kepada sang menteri.  
Syafaat menteri kepada rakyatnya ini tentu sangat berharga, yang nota bene itu di dunia. Bagaimana gembiranya jika syafaat itu didapatkan di akhirat? Syafaat agar disegerakan hisabnya di Padang Mahsyar, syafaat agar diampuni dosanya, syafaat untuk dibebaskan dari siksa neraka, syafaat untuk ditinggikan derajatnya di surga, dan lain sebagainya. Pembaca yang semoga dirahmati Allah, Majalah Qudwah edisi kali ini membawakan rubrik fokus tentang syafaat. Pengertian syafaat secara bahasa dan istilah syar’i, jenis syafaat yang telah ditetapkan oleh syariat, penetapan syafaat yang tidak berdasarkan dalil, serta seluk beluk syafaat yang lainnya.  
Buah yang diinginkan dari pendalaman kita tentang seputar permasalahan syafaat adalah agar tumbuh harapan dan rasa takut dalam kalbu kita. Takut akan terluput dari mendapatkannya sehingga akan mendapatkan kesengsaraan di akhirat. Dan berharap dapat meraihnya karena betapa butuhnya kita terhadapnya. Tatkala tersadar betapa ringannya kadar amal saleh kita, kemudian tanpa disangka- sangka mendapatkan syafaat dari saudara seiman, dari anak-anak kita yang Saleh, dan yang terbesar dari Rasulullah   tentu bukan main riang hati kita. Dan tiada yang lebih membahagiakan seorang hamba selain dari kebahagiaan yang diperolehnya di akhirat kelak.  
Pembaca yang semoga dirahmati Allah, masih banyak lagi yang dapat Anda perdalam dalam edisi ini. Untuk selanjutnya kami persilahkan Anda meresapi sendiri sajian kami ini selengkapnya. Semoga buah karya yang sederhana ini dapat menjadi bekal yang berharga. 


Nama Produk: Majalah Qudwah Edisi 598 Tema Yang Diselamatkan Dari Neraka
Tema: Yang Diselamatkan Dari Neraka
Penerbit: Media Tashfiyah
ISBN: 9772301657009
Tebal: 96 halaman
Berat: 150 gram
Harga: Rp. 13.000 

Daftar Isi: 
FOKUS: Syafaat, Macam-macam Syafaat, Para Pengingkar Syafaat, Yang Diselamatkan dari Neraka, Syafaat Jahiliyah
AN BIYA’: Akhirnya, Keluarga itu Berkumpul Juga
ASBABUN NUZUL: Penyejuk Mata dan Qalbu
ASBABUL WURUD: Jangan Asal jual Barang
BIOGRAFI: Pembawa Bendera Jarh wa Ta'dil 
MASA DEPAN: Siksaan Terbesar Bagi Penduduk Neraka
KISAHKU: Sepenggal Kehidupan Baru
SIRAH: Singa-singa Dzu Qarad
KHAIRU UMMAH: Sosok Tinggi Hitam
RIHLAH: Dari Santri untuk Negeri
MAUIZHAH: Ratapan Kesedihan 

Majalah Tashfiyah Edisi 78 Tema Menyingkap Tabir Kabair (dosa-dosa besar)

Manusia tempatnya Salah dan dosa. Untuk terlepas dari kesalahan dan dosa sama sekali bukanlah kemampuan mereka. Terjatuh dan terjatuh lagi dalam kesalahan dan dosa itulah kelemahan manusia. Sisi kekuatan mereka bukan pada kemampuan untuk tidak salah dan berdosa. Namun sekedar bisa menghindar dari kesalahan dan dosa yang sama atau menghindari dari dosa dan kesalahan yang lebih besar sudah merupakan prestasi yang luar biasa. Sebuah prestasi yang bahkan kebanyakan manusia pun tak mampu melakukannya.  
Pembaca yang semoga dirahmati Allah, ada di antara dosa-dosa yang digolongkan oleh para ulama sebagai dosa besar. Dosa-dosa yang dikaitkan dengan ancaman neraka dan laknat dari Allah. Dosa yang dipersyaratkan harus dihindari agar mendapat ampunan-Nya dengan amalan-amalan. Dosa yang jika tidak ditobati dapat rnenjerumuskan pelakunya ke dalam azab-Nya. 
Para ularna mengatakan bahwa orang yang bertakwa sepantasnya berlaku seperti orang yang berjalan di antara duri-duri. Sudah barang tentu orang yang berjalan di antara duri-duri sangat berhati-hati agar tidak tertusuk olehnya. Tertusuk duri kecil saja, sudah menyakitkannya bagaimana lagi jika tertusuk duri besar? Demikianlah, orang-orang yang beriman, mereka selalu berhati- hati terhadap dosa-dosa meskipun dosa kecil, apalagi dosa besar. 
Pembaca yang semoga  dirahmati Allah, Tashfiyah edisi ini membawakan kajian utama tentang dosa besar. Beragam dosa besar yang telah bertebaran di sekitar kita saat ini mengancam keselamatan akhirat kita. Terkadang karena kurang pengetahuan, di antara kaum muslimin ada yang bermudah-mudahan berlumuran dengan dosa tertentu yang ternyata tergolong dosa besar. Oleh karena itu pengetahuan tentang hal ini mutlak diperlukan. Semoga dengannya dapat digunakan sebagai ’detektor ’ bagi kaum muslimin dalam melangkah agar tidak tertusuk duri 'dosa besar’. 


Nama Produk: Majalah Tashfiyah Edisi 78 Tema Menyingkap Tabir Kabair (dosa-dosa besar)
Tema: Menyingkap Tabir Kabair (dosa-dosa besar)
Penerbit: Media Tashfiyah
ISSN: 2087-8842
Tebal: 112 halaman
Berat: 150 gram
Harga: Rp. 10.000 

Daftar Isi: 
Teropong: Transformasi Dosa
Telaah: Apakah dosa besar itu?, Tobat Dari Dosa Besar?, Dosa besar Di Mata Kaum Khawarij
Tafsir: Keutamaan menjauh dari dosa besar
Mutiara Nubuwah: Dosa yang diremehkan
Akidah: Dajjal
Ibrah: Tawakal
Motivasi: Kanibal
Tazkiyatun Nufus: Pemenang Hakiki
Titian: Sikap Pertengahan
Figur: Delegasi Rasulullah
Telisik: Teror di Sekolah
Renungan: Intinya di Sini
Syabab: Putuskan Saja
Akhlak: Muslim Cyber Army
RUmah Tangga: Saat Suami Harus Memilih Dirimu Atau Orang Tuanya Bag. 1
Buah Hati: Apa Upaya Kalian?

Sabtu, Juni 02, 2018

Buku Saku Pegawai

Buku kecil ini hadir dan akan menuntun Anda lebih detail untuk menjadi pegawai yang memenuhi standar tersebut. Buku terjemahan ini adalah karya ”Asy-Syaikh Abdul Muhsin bin Humd Al ’Abbaad Al Badr” dengan judul asli ”Kaifa Yuaddil Muwazhzhuful Amanata”. Dalil Al-Qur-an dan As-Sunnah di dalam buku ini akan menjadikan pijakan bagi Anda dalam bekerja sekaligus benteng yang kuat dari hal- yang rnenyebabkan khianat. Mudah-mudahan buku ini menghentakkan kesadaran kita akan tanggung jawab sebagai seorang pekerja yang selalu rnenjaga amanah, tidak mendhalimi, dan mengkhianati orang lain.  

Nama Produk: Buku Saku Pegawai
Tema: Hak dan Kewajiban Pegawai Yang Amanah Untuk Tidak Korupsi dan Menerima Hadiah Yang Akan Melemahkan Amanah
Judul Asli: Kaifa Yuaddil Muwazhzhuful Amanata
Penyusun: Asy Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al 'Abbaad al Badr
Penerjemah: Abul Fida Teguh
Penerbit: An Nur Media 
ISBN: 
Dimensi: 9 X 13 cm
Tebal: 48 halaman
Berat: 40 gram
Harga: Rp. 12.000 

Daftar Isi:
Dalil-dalil Al-Qur'an tentang Wajibnya Menunaikan Amanah
Hadits-Hadits tentang Anjuran Menjalankan Amanah
Balasan Kebaikan Bagi Para Pekerja yang Melaksanakan Tugasnya dengan Sungguh-Sungguh dan Ikhlas
Anjuran untuk Menjaga Waktu Kerja Demi Kemaslahatan Kerja
Kriteria Memilih Pegawai atau Pekerja
Para Pemimpin Merupakan Teladan Bagi Bawahannya Dalam Bersemangat atau Malas Bekerja
Anjuran Bagi Pegawai Untuk Berprilaku Baik
Bekerja Dengan Mendahulukan Orang-Orang yang Datang Awal (Orang-Orang yang Butuh)
Anjuran untuk Menahan Diri Dari Suap dan Hadiah

Panduan Praktis Shalat Dhuha dan Tahajud

Untuk menggapai kemuliaan dan derajat yang tinggi di sisi Allah setelah yang wajib, di antaranya ialah dengan shalat dhuha dan tahajud. Buku tipis karya "As-Syaikh Muhammad Hamid Muhammad” dengan judul asli ”Shalatud Dhuha” dan “As-Syaikh Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul" dengan judul asli "Bughyatul Mutathawwi' fi Shalatit Tathawwu'”, kami teljemahkan ke dalam buku kecil agar menjadi panduan praktis untuk melaksanakan shalat dhuha dau tahajud. Bagian awal buku ini membahas tuntunan shalat dhuha secara lengkap sesuai buku aslinya, kemudian dilanjutkan pembahasan shalat tahajud. 

Nama Produk: Panduan Praktis Shalat Dhuha dan Tahajud
Tema: Hukum dan tatacara shalat tahajud sesuai al quran dan sunnah disertai doa-doa pilihan yang shahih
Judul Asli: Shalatud Dhuha dan Bughyatul Mutathawwi' fi Shalatit Tathawwu
Penyusun: As-Syaikh Muhammad Hamid Muhammad dan As-Syaikh Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul"
Penerjemah: Abu Abdillah Sa'ad al Jundi
Penerbit: An Nur Media 
ISBN: 
Dimensi: 10 X 13,5 cm
Tebal: 110 halaman
Berat: 75 gram
Harga: Rp. 20.000 

Daftar Isi:
Keutamaan Shalat Dhuha
Hukum Shalat Dhuha
Waktu Shalat Dhuha
Jumlah Rakaat Shalat Dhuha dan Tata Caranya
Doa Khusus Pada Shalat Dhuha
Keutamaan Shalat Malam dan Witir
Hukum Shalat Malam dan Witir
Waktu Shalat Malam dan Witir
Bacaan dalam Shalat Malam dan Witir
Hukum Qunut Witir
Letak Qunut Witir
Tidak Ada Dua Witir dalam Satu Malam
Doa-Doa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam

Minggu, Mei 27, 2018

Majalah Asy Syariah Edisi 121 Tema Bersama Menjaga Stabilitas Bangsa


Rasa aman adalah nikmat tak terperikan. Saat rasa aman dan kedamaian rneliputi sebuah negara, maka itu adalah sebaik-baik kenikmatan. Dalam pandangan Islam, kenikmatan dunia hanya terkumpul pada tiga hal, yaitu (1) rasa aman dan damai di mana dia tinggal, (2) fisik yang sehat, clan (3) kecukupan pangan. Siapa saja yang diberi anugerah tiga hal itu, maka dia telah menggapai seluruh kenikmatan dunia.
Hari ini, kita hidup di negara yang aman dan damai, Indonesia. Sudah tentu, ini menjadi nikmat yang patut disyukuri. Agar terus mendapatkan nikmat ini, setiap warga negaranya tentu punya tanggung jawab bersama dalam merawat keamanan yang telah tercipta di negara ini. Setajam apa pun perbedaan pandangan politik, jangan sampai hal itu mengoyak rasa aman serta mengubur kedamaian. Politik jangan sampai membutakan mata hati, menjauhkan diri dari akhlak nan penuh adab.
Kita memang bisa berseberangan dengan siapa saja. Namun perlu diingat, ukhuwah harus tetap kita jaga. Demikian juga perbedaan pandangan dengan pemerintah kita. Karena yang menjalankan roda pemerintahan adalah manusia, sudah tentu sebuah pemeritahan tidak ada yang sempurna. Kebijakannya bisa jadi banyak cela. Namun, ketika kita berseberangan secara politik, tidak berarti kita berdiri layaknya oposan politik. Nyinyir dan terus-menerus mencari-cari kejelekannya. 
Ada hal besar yang harus kita prioritaskan, yakni rasa aman bagi semua pihak. Itulah kemaslahatan yang harus kita jaga. jangan sampai karena kita tidak bisa menahan lisan atau postingan kita di media sosial, suhu politik jadi kian memanas. Menebar kebencian dan hoax, untuk saling menjatuhkan. Maksud hati ingin membela agamanya, namun karena tidak dibarengi adab, yang jadi korban justru agama Islam. Sering dibawa-bawa dan simbol-simbol keagamaannya dihina begitu rupa, ketika “yang berseberangan” membela idola politiknya dengan penuh membabi buta. 
Suasana panas seperti ini, tentu amat disayangkan muncul di negara Indonesia yang telah mengenyam kedamaian selama berpuluh-puluh tahun. Kita hidup di negara yang penuh keragaman. Sudah semestinya kita menjaga kedamaian itu dengan benar, saling menghormati tanpa harus “lompat pagar”. Akidah tetap jadi pijakan ketika berbicara dan merawat kedamaian.  

Nama Produk: Majalah Asy Syariah Edisi 121 Tema Bersama Menjaga Stabilitas Bangsa
Tema: Bersama Menjaga Stabilitas Bangsa
Penerbit: Oase Media 
ISSN: 1693-4334
Tebal: 104 halaman
Berat: 150 gram
Harga: Rp. 16.000 

Daftar Isi: 
Hadits: Tiga Pilar Keberkahan dan Keamanan Negeri
Akhlak: Bukti Kasihmu Terhadap Saudaramu
Oase: Sebab-Sebab Meraih Cinta Allah
Problema Anda: Hukum Sujud Sahwi
Permata Salaf: Akar Semua Kelompok Sempalan
Manhaji: Wujudkan Rasa Aman di Tanah Tumpah Darah
Kajian Utama: Keamanan, Sebuah Kenikmatan Besar, Ketika Stabilitas Kacau, Menggapai Stabilitas Bangsa, Kiat Meraih Stabilitas Bangsa, Stabilitas Bangsa Tanggung jawab Bersama, Seruan dan lmbauan
Akidah: Saat Rasa Aman Lenyap, Malapetaka Datang
Jejak: Khalifah Ar-Rasyid Ke-3, Bag. ke-3
Ibrah: Mari Beriman Sesaat, Bag. ke-3
Oase: Sebab-Sebab Meraih Cinta Allah  
Khutbah Jumat: Menjaga Nikmat Keamanan   
Mengayuh Biduk: Doa Untuk Pengantin
Permata Hati: Sebab-sebab Kesalehan Anak
Niswah: Larangan Pergi ke Pemandian Umum
Fatawa al Marah al Muslimah: Meninggal Karena Melahirkan, Mati Sahid?, Dosakah Orang Bodoh Karena Kebodohannya?, Memberitahu Jawaban Ujian Kepada Teman, Anak Pungut Masuk dalam Kartu Keluarga, Lomba Membaca Al-Quran    
Mutiara Kata: Jangan Lupa Padamkan Api!

Majalah Muslimah Qonitah Edisi 35 Tema Merajut Bahagia Dalam Biduk Rumah Tangga

Merajut bahagia dalam biduk rumah tangga tema pilihan kami dalam edisi kali ini melanjutkan tema sebelumnya yang masih berkaitan agar sempurna pembahasan lengkap di dalamnya sebagai bekal kehidupan di dunia dalam bingkai pernikahan karena realitanya banyak hal yang belum diketahui kebanyakan orang tentang seluk beluk pernikahan mulai dari persiapan hingga proses akhir hubungan dalam pernikahan terkait hak-hak suami istri, anak dan keluarga selama hidup di dunia maupun setelah kematian karena masih ada hak dan kewajiban yang harus ditunaikan walupun sudah meninggal yaitu menghadap Allah subhanahu wata'ala.

Nama Produk: Majalah Muslimah Qonitah Edisi 35 Tema Merajut Bahagia Dalam Biduk Rumah Tangga
Tema: Merajut Bahagia Dalam Biduk Rumah Tangga
Penerbit: Qonitah Media 
ISBN: 9772303309005
Tebal: 104 halaman
Berat: 150 gram
Harga: Rp. 13.000 

Daftar  Isi:
Alam Wanita: Mengurai Benang Kusut Nikah Siri
Adab: Tegakkan Syariat Kebahagiaan 'kan Tertambat
Tadabur al-Qur’an: Nikah yang Berkah Berlimpah Rahmah
Mutiara Hadits: Memilih Wanita Salihah, Menatap Esok Nan Cerah
Bahteraku: Jaga Rahasia Ranjangmu
Pilar: Ritual Sakral Walimah Penoda Akidah
Titian Sunnah: Ini Nasihat, Saudaraku, Bukan Ghibah
Fikih lbadah: Untaian Hukum Seputar Pernikahan
Fikih Wanita: Hakmu Atasnya (Bagian 2)
Wirid: Bermohon Keturunan Yang Baik
Kisah: Dia Ahli ibadah Tetapi masuk Neraka
Dunia Remaja: Pengin Nikah? Perhatikan Poin Penting ini 
Buah Kasih: Cinta Yang Penuh Adab
Bahasa Arab: Inna dan Saudara-saudaranya
Konsultasi Agama: Dorongan Semangat dalam Mempelajari Agama dan Bertaawun demi Dakwah
KIA
Imunisasi: Haruskan Kita Ragu?
Konsultasi Kesehatan: Efek Positif dan Efek Negatif Imunisasi, Kutu Rambut Memperlambat Kinerja Otak?
Tips Manfaat: Tips Cerdas Minum Obat untuk Ibu Hamil dan Menyusul
Kreasiku: Kotak Pensil Gulung 

Perisai Anak Islam, Tuntunan Dzikir Sehari-hari Untuk Anak-anak Dari al Quran dan Sunnah

Buku kecil ini merupakan kumpulan doa sehari-hari pilihan yang dihimpun dari berbagai sumber yang shahih, sebagai bekal terbaik untuk anak-anak secara khusus karena buku ini dirancang khusus untuk anak-anak, akan tetapi juga memberikan faidah juga bagi orang lain baik dewasa maupun orang tua yang ingin menghafal doa sehari-hari dengan materi yang ringkas dan ringan.

Nama Produk: Perisai Anak Islam
Tema: Tuntunan Dzikir Sehari-hari Untuk Anak-anak Dari al Quran dan Sunnah
Penerbit: Adz Dzahabi 
ISBN: 29044143917110
Dimensi: 9 X 13 cm
Tebal: 116 halaman
Berat: 70 gram
Harga: Rp. 15.000 

Daftar Isi:
Anak Islam Rajin Berdzikir
Doa Bangun Tidur
Doa Masuk WC
Doa Keluar WC
Doa Berwudhu'
Dzikir Setelah Wudhu’
Doa Keluar Rumah
Doa Masuk Masjid
Doa Keluar Masjid
Doa Masuk Rumah
Dzikir dan Doa Dalam Shalat
Doa Istiftah
Doa Ruku'
Doa Bangkit Dari Ruku'
Doa Sujud
Doa diantara Dua Sujud
Doa Tasyahud
Bacaan Shalawat
Doa & Dzikir Sebeium Salam
Dzikir Pagi
Doa Memakai Busana
Doa Melapas Pakaian
Doa Hendak Makan
Doa Selesai Makan
Doa Berbuka Puasa
Doa Naik Kendaraan
Doa dan Dzikir Saat Bersin
Doa Melihat Orang Cacat atau Tertimpa Musibah
Doa Menjenguk Orang Sakit
Dzikir Saat Dimudahkan Urusan
Dzikir Saat Keadaan Kurang Menyenangkan
Dzikir Saat Mendengar Adzan
Doa Setelah Adzan
Doa Ketika Ada Anggota Tubuh Terasa Sakit
Doa Saat Mendengar Halilintar
Doa Saat Turun Hujan
Doa Setelah Hujan Reda
Doa Saat Angin Kencang
Dzikir Saat Mendengar Ayam Berkokok
Dzikir Saat Mendengar Lolongan Anjing
Doa Kafaratul Majelis 
Doa Ketika Ada Yang Berbuat Baik Kepada Kita 
Dzikir Sore
Doa Singgah Di Suatu Tempat 
Doa Minta Perlindungan Dari Segala Kejelekan
Doa Mengusir Kegelisahan & Kesusahan
Dzikir Hendak Tidur
Dzikir Saat Terperanjat Dari Tidur
Doa Barokah
Ketika Malam Telah Datang 
Doa Ketika Terkejut 
Dzikir Setelah Shalat
Dzikir-Dzikir Yang Dianjurkan Kapan Saja & Dimana Saja
Doaku

Rabu, Mei 09, 2018

Surga Yang Dirindukan, Neraka Yang Ditakutkan

Judul Buku    : Surga Yang Dirindukan, Neraka Yang Ditakutkan
Penyusun    : Ustadz Abu Utsman Kharisman
Penerbit    : At Tuqa
Terbitan    : Sya’ban 1439 H / Mei 2018
ISBN        : 978-979-19740-8-0
Isi        : 220 hal Hard Cover
Berat        : 450 gr
Harga    : IDR. 95.000

Buku ini berasal dari materi ceramah ilmiyah yang disampaikan penulis di Masjid Khan Muhammad George Town Pulau Penang Malaysia 23-24 Muharram 1349 H / 14-15 Oktober 2017 dengan beberapa penyempurnaan ketika dijadikan sebuah buku agar pembaca yang tidak mendapat kesempatan pada acara tersebut bisa mendapatkan faidah ilmiyah terkait penjelasan keadaan surga dan neraka, agar kita selamat dari adzab neraka dan mengharap surga sebagai tujuan akhir kehidupan setelah hidup di dunia. Menambah ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya dan menjauhi segala yang dilarang baik dalam bentuk perbuatan yang nampak ataupun yang tersembunyi.
Karena bisa jadi amalan kejelekan yang sepertinya remeh dan tersembunyi itulah salah satu sebab seseorang kekal di neraka. Dan bisa jadi pula, sebuah amalan yang dianggap remeh adalah salah satu penyebab mendapatkan ampunan dari Allah Subhanahu wata’ala sehingga dia dimasukan ke dalam surga yang paling tinggi.
Apa saja amalan-amalan yang bisa memasukan seseorang ke dalam surga atau neraka yang dianggap remeh, silahkan buka lembaran catatan berharga dari sang penulis.

Daftar Isi:
BAGIAN I: PENJELASAN UMUM TERKAIT SURGA DAN NERAKA.
Nabi Mengajarkan Doa Mengharapkan Surga Dan Berlindung Dari Neraka.
Dunia Adalah Penjara Bagi Orang Yang Beriman Dan Surga Bagi Orang Kafir.
Surga Dunia: Keimanan, Ilmu, Ketaatan Dan Cinta Kepada Allah.
Majelis Ilmu Adalah Majelis Dzikir Yang Merupakan Taman Surga Di Dunia.
Dekatnya Surga Dan Neraka Terhadap Seseorang.
Kehidupan Dunia Yang Sangat Sebentar.
Sangat Jauh Perbandingannya Akhirat Dengan Dunia.
Keselamatan Di Alam Barzakh (kubur) Akan Menghantarkan Keselamatan Ditahapan Akhirat Berikutnya.
Surga Dan Neraka Sudah Ada Saat Ini.
Penilaian Berdasarkan Akhir Kehidupan.
Masuk Surga Karena Rahmat Allah.
Barang Siapa Yang Masuk Surga, Tidak Akan Keluar Darinya Selama-Lamanya.
Setiap Orang Telah Ditulis Memiliki Tempat Duduk Di Surga Dan Tempat Duduk Di Neraka.

BAGIAN II: SIFAT-SIFAT SURGA.
Hakikat Keindahan Surga Yang Tidak Bisa Dideskripsikan.
Surga Dikelilingi Oleh Hal Yang Tidak Menyenangkan Bagi Hawa Nafsu
Aroma (bau Harum) Surga.
  • Perbuatan-Perbuatan Yang Bisa Membuat Terhalangi Dari Mencium Aroma Surga.
  • Sebagian Shahabat Nabi Ada Yang Mencium Aroma Surga Di Dunia
Orang-Orang Yang Terlebih Dahulu Masuk Surga.
Orang-Orang Miskin Terlebih Dahulu Masuk Surga Dibanding Orang-Orang Kaya
Tingkatan-Tingkatan Surga.
  • Orang Tua Bisa Naik Tingkatan Di Surga Karena Istighfar Anaknya.
Kenikmatan Penghuni Surga Yang Paling Bawah.
Surga Adalah Rahmat Allah.
Usia Dan Perawakan Penghuni Surga.
Keberkahan Buah-Buahan Di Surga.
Benda Yang Remeh Di Surga, Lebih Baik Dari Dunia Dan Seluruh Isinya.
Surga Bertabur Kenikmatan, Tidak Ada Kekurangan Sedikitpun.
Keindahan Wanita Surga.
  • Kesucian Dari Berbagai Kotoran Dan Kekurangan Yang Ada Pada Wanita Dunia.
  • Baik Dan Indah (khoyrootun Hisaan)
  • Bermata Indah.
  • Bidadari Surga Akan Menyanyi Untuk Suaminya Dan Suara Yang Merdu.
  • Bidadari Itu Bagaikan Mutiara Yang Tersimpan.
  • Bagaikan Yaqut Dan Marjan (dua Jenis Permata Merah)
  • Penglihatan Bidadari Itu Terbatas Hanya Pada Suaminya Saja
  • Bidadari Itu Sangat Montok Buah Dadanya.
  • Bidadari Itu Selalu Perawan, Tidak Pernah Tersentuh Jin Atau Manusia Lain.
  • Pepohonan Surga.
  • Duri Pohon Berganti Buah.
  • Pangkal Batang Pohon Surga Adalah Emas.
  • Pohon Kurma Di Surga.
  • Buah-Buahan Di Surga.
Kamar Dan Kemah Surga.
Pasar Di Surga.
Sungai Di Surga.
Di Surga Tidak Ada Ucapan Yang Tidak Mengenakkan
Tidak Ada Permusuhan Di Surga
Segala Yang Diangan-Angankan Ada Di Surga
Kenikmatan Tertinggi Bagi Penduduk Surga.

BAGIAN III: SIFAT-SIFAT NERAKA
Apa Yang Harus Kita Rasakan Saat Kita Membaca Ayat-Ayat Tentang Adzab Bagi Orang Kafir?
Kengerian Neraka Bagi Yang Pernah Melihatnya.
Mayoritas Manusia Akan Masuk Neraka.
Berlindunglah Dari Neraka Meski Dengan Separuh Kurma.
Jagalah Diri Dan Keluarga Kalian Dari Api Neraka.
Adzab Neraka Jauh Lebih Dahsyat Dari Adzab Di Dunia.
Adzab Neraka Lebih Dahsyat Dari Adzab Kubur.
Mata Yang Tidak Akan Melihat Neraka.
Satu Celupan Di Neraka.
Penduduk Neraka Yang Paling Ringan Siksanya.
Nama-Nama Neraka.
Neraka Sangat Panas Atau Sangat Dingin.
Sempit Dan Pengap Yang Sangat.
Badan Penduduk Neraka Yang Besar.
Nafas Penghuni Neraka.
Air Mata Darah Penduduk Neraka.
Neraka Sangat Marah Kepada Orang Yang Akan Dimasukan Ke Dalamnya.
Orang Kafir Melihat Neraka.
Leher Dari Api Yang Menyiksa.
Ancaman Bagi Orang Yang Bunuh Diri.
Makanan Penduduk Neraka.
Minuman Penduduk Neraka.
Dituangkan Air Panas Di Atas Kepala.
Disiksa, Hancur, Dikembalikan, Disiksa Lagi Dan Seterusnya.
Rantai Dimasukan Dari Dubur Tembus Kemulut.
Ular Dan Kalajengking Neraka.

BAGIAN IV: KARAKTERISTIK DAN PERILAKU AHLI SURGA DAN NERAKA BESERTA LANGKAH-LANGKAH YANG HARUS DIPERHATIKAN AGAR TERHINDAR DARI ADZAB NERAKA.
Karakteristik Dan Perilaku Penduduk Surga.
Karakteristik Dan Beberapa Perbuatan Penduduk Neraka.
Penekanan Penting, Hal-Hal Yang Harus Dihindari Agar Selamat Dari Neraka.
A. Kesyirikan Dan Kekufuran.
B. Kemaksiatan, Terutama Dosa-Dosa Besar.
C. Kebid’ahan.
D. Berbuat Dzalim Kepada Orang Lain.
E. Taat Saat Banyak Orang, Dan Bermaksiat Saat Tak Ada Orang Yang Melihatnya.

Jumat, April 27, 2018

Trilogi Al Khilafah Al Islamiyah

Kisah nyata sejarah perjalanan hidup generasi pertama umat Islam dalam memimpin umat ini untuk menjaga dan menyebarkan ajaran Islam di muka bumi yang cukup gemilang hingga merambah daratan Eropa, yang sepantasnya bagi setiap muslimin untuk tidak melupakannya dan mengambil pelajaran darinya.
Judul Buku: Trilogi Al Khilafah Al Islamiyah
Penerbit: Hikmah Ahlus Sunnah
Dimensi: 17 X 24 cm
Isi: HVS 60gsm, 400 halaman soft cover
Harga: Rp. 100.000


Buku ini merupakan kumpulan dari 3 judul buku yang dicetak sebelumnya dengan judul: Al Khulafaur Rasyidin, Daulah Umawiyyah, dan Daulah Abbasiyah. Mengingat banyaknya permintaan dan supaya harga terjangkau maka disatukan dalam sebuah buku sehingga harga lebih murah dibanding satu judul satu buku. Alhamdulillah respon pembeli cukup antusias dengan adanya cetak ulang ke-dua pada bulan April 2018.

Jumat, April 13, 2018

Terjemah Mutammimah al Ajurumiyyah Edisi Revisi


Terjemah Mutammimah al Ajurumiyyah edisi revisi dari cetakan sebelumnya dari sisi metode penyampaian dalam bentuk terjemah yang sedikit berbeda dari aslinya maupun edisi sebelumnya, dirancang dalam bentuk terjemah yang mudah dipelajari supaya mudah dipahami penyampaiannya dikarenakan metode pembelajaran tidak terlalu mengikat sehingga kami berusaha melakukan tata letak dengan membagi beberapa bagian agar terpisah pembahasannya dari satu bab ke bab yang lain tidak sebagaimana text aslinya yang sambung menyambung antara materi, penjelasan, dan contoh dalam satu paragraf.
Dalam edisi kali ini Anda akan dapatkan layout yang memudahkan pembaca mempelajari Mutammimah al Ajurumiyyah tanpa mengurangi sedikitpun isi materi dalam kitab aslinya, hanya sedikit upaya untuk memudahkan cara memahami penjelasan dalam buku ini.

Judul: Terjemah Mutammimah al Ajurumiyyah Edisi Revisi
Penyusun: Asy Syaikh Muhammad bin Muhammad ar Ra'aini Rahimahullah
Penerbit: Gema Ilmu
Dimensi: 14 X 20 cm
Isi: 260 hal kertas QPP
Berat: 250gram
Harga: Rp. 61.000